Office +62 21 39712288, Marketing 1 : +62 819 2889 2828, Marketing 2 : +62 811-9128-284 info@revanindo.com

Pemahaman Fire Fighting

Fire fighting bila diartikan akan mempunyai pemahaman sebuah mekanisme perlindungan gedung terhdapat bahaya musibah kebakaran dengan memakai banyak tipe media. Dalam beberapa mekanisme perlindungannya, beberapa media yang dipakai untuk System fire fighting ialah mekanisme fire hydrant, fire sprinkler, dan fire Alarm mekanisme.

Fire fighting disimpulkan sebagai sebuah mekanisme yang disiapkan dalam menangani atau mengatasi musibah kebakaran sebuah gedung atau bangunan. Penyelamatan dan menangani musibah kebakaran ini sangat penting, karena balik lagi jika mekanisme keamanan gedung atau bangunan yang bekerja tentu saja akan erat berkaitan dengan keselamatan jiwa.

Mekanisme Kerja Fire Fighting

Instalasi fire fighting memilii mekanisme kerja yang dapat disebutkan kompleks. Untuk proses penyelamatan dan aplikasinya dalam gedung, bangunan atau teritori tertentu bisanya banyak memakai air. Atau panggilan yang lain ialah memakai mekanisme fire hydrant dan sprinkler mekanisme, dan fire Alarm. Mekanisme kerja System fire fighting dapat dipisah berdasar tipe sitem fire fighting yang dipakai.

1. Mekanisme Kerja System fire fighting Tipe Fire Hydrant

Prinspi kerjanya ialah saat mekanisme dibuka atau hydrant valve di bagian box hydrant diaktifkan, karena itu pompa akan menyalurkan air ke semua instalasi pipa hydrant dan ke arah pengirman paling akhir, yakni valve yang pada kondisi terbuka. Secara sederhanya, pusat kemampuannya ada dalam pompa untuk sumber taenaganya. Selanjutnya akan memasok air untuk dapat menangani api.

2. Mekanisme Kerja Fire Sprinkler Sistem

Saat detektor mengetahui ada peningkatan temperatur atau suhu dalam gedung itu, karena itu mekanisme akan automatis aktif dan pompa akan mengirim air ke pipa – pipa hingga nanti saat katup terbuka, karena itu air langsung akan keluar untuk mematikan api yang terdetksi. Lebih kurang semacam ini mekanisme kerjanya, temperatur di dalam ruang akan dibanding dulu dengan temperatur standar. Saat temperatur semakin besar dari temperatur ruang karena itu bisa saja fire sprinkler ini akan aktif. Tetapi saat temperatur dibawahnya atau temperaturnya konstan jadi tidak akan aktif.

3. Mekanisme Kerja fire Alarm

fire Alarm ini berperan mengetahui kenaikan temperatur di dalam ruang, saat temperatur ruang bertambah mencolok karena itu dalam saat yang sesaat mekanisme sirene akan aktif. Meskipun sebetulnya ada beberapa detektor yang dipakai dalam mekanisme implementasi fire Alarm ini. Tapi sebagai pengingat atau pernyataan jika gedung beresiko terjadi kebakaran, karena itu mekanisme ini sangat penting. Terlebih bila mengulas berkenaan pengantisipasian sekalian proses penyelamatan korban dalam gedung itu.

Saat tiga mekanisme ini tidak dapat digunakan atau kasus kebakaran cuma rasio kecil, karena itu perlu dipersiakan yang bernama portable fire extingusher atau dengan bahasa sederhaana ialah alat pemadam api enteng. Alat ini untuk rasio kecil dan ruang yang disanggupi mekanisme penting dalam gedung dapat memakai mekanisme yang ini. Karena sumber yang dipakai bukan air, tetapi gas hingga beberapa barang atau perlatan electronic yang rawan pada air dapat ditangani dengan memakai alat pemadam api enteng ini.

Langkah Perawatan Fire Fighting

Untuk mendapatan performa terbaik, pasti sebuah mekanisme System fire fighting perlu pemantauan dan perawatan. Maksudnya ialah jaga perlatan instalasi supaya selalu pada kondisi atau keadaan baik dan berperan optimal. Perawatan dan pemantauan yang sudah dilakukan harus secara periodik atau periodik karena musibah kebakaran tidak dapat diprediksikan kapan dapat ada.

Untuk perawatan secara periodik ini umumnya berbentuk perawatan bulanan dan perawatan per 3 bulan. Penting diingat pada proses perawatan dan pengetesan ini, janganlah sampai tahapnya membuat orang disekitaran jadi cemas karena dipandang seperti peristiwa riil. Yang penting untuk selalu dirawat ialah performa detektor, selanjutnya automatisnya masihkah bekerja yang baik atau mungkin tidak. Bila tidak karena itu sebaiknya selekasnya diambil perlakuan pembaruan instalasi supaya bisa kembali berperan dengan normal.

Hal yang penting jadi perhatian ialah menganai mekanisme auto dan manualnya dalam melepas air pada jaringan instalasi. Misalnya satu saat terjadi dalam gedung, selanjutnya rupanya mekanisme tidak berperan secara baik, karena itu bisa dipikirkan apa yang hendak terjadi. Tentu saja ini tidak diharapkan untuk terjadi. Oleh karena itu, dalam masalah ini sangat penting untuk selalu lakukan perawatan dan pengetesan mekanisme masihkah berperan atau mungkin tidak.

Demikian ulasan singkat berkenaan Peranan Mekanisme System fire fighting dan Sistem Perawatan Yang Betul.

Bila anda memerlukan informasi Jasa Instalasi Fire Fighting dari jasa kami anda bisa menghubungi kami melalui kontak yang tertera didalam website ini.

× Ada yang bisa kami bantu ?