Office +62 21 39712288, Marketing 1 : +62 819 2889 2828, Marketing 2 : +62 811-9128-284 info@revanindo.com

Keberadaan mesin chiller untuk industri tentu sangat membantu dalam kegiatan operasional suatu bisnis. Chiller berfungsi untuk menurunkan suhu semua jenis peralatan, seperti mesin injeksi, kilang minyak, stasiun pembangkit listrik, peralatan pengelasan, pabrik kimia, dan jenis industri lainnya. Adapun Anda harus mengetahui cara perawatan chiller industri untuk menghindari kerusakan.

Hal pertama yang wajib Anda pahami yakni, bahwa dalam penggunaan chiller untuk industri tentu harus sesuai dengan SOP yang berlaku. Dengan demikian, Anda tidak akan tertipu dengan teknisi abal-abal yang menawarkan jasa perbaikan palsu. Berikut tahapan perawatan chiller yang wajib Anda tahu:

  1. Tahap persiapan mesin chiller

Pada tahap ini lakukan perawatan mesin chiller dengan tepat sesuai dengan SOP yang berlaku untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Peralatan yang bisa Anda gunakan yakni lap pembersih, cairan pembersih, dan kompresor udara.

  1. Perawatan dan perbaikan

Tahap ini bisa juga disebut sebagai tahap inti dari ketiga tahapan yang ada. Pada tahap ini Anda bisa memulai melakukan perbaikan dengan membersihkan debu dan kotoran menggunakan cairan pembersih. Untuk komponen khusus, seperti alat filter udara, evaporator, kondensor, dan kompresor bisa Anda bersihkan setelah diberi cairan disinfektan dan cairan pembersih.

Komponen chiller yang lain bisa Anda periksa dan rawat secara berkala, terlebih untuk komponen alat ukur, alat kontrol, dan aksesoris. Apabila ada kebocoran pipa chiller perlu diganti sesegera mungkin agar tidak menghambat kegiatan operasi atau komponen yang lainnya.

Perawatan dan perbaikan chiller industri wajib dilakukan sesuai SOP mulai dari pembongkaran mesin, pembersihan dengan metode vakum atau kompresor udara, lalu perbaikan dan penggantian perangkat yang rusak. Anda juga wajib melakukan pengadaan barang sebagai antisipasi jika terjadi kerusakan dan butuh segera dilakukan penggantian komponen.

Selain itu, Anda juga harus memastikan semua komponen telah berfungsi dengan baik agar tidak menimbulkan masalah baru, terlebih pada saat mesin chiller digunakan untuk industri.

  1. Tahap evaluasi

Tahap ini berisi pengecekan ulang dan memastikan semua aktivitas perawatan dan perbaikan sudah tercatat dengan baik. Pencatatan ini dijadikan sebagai evaluasi agar bisa ditentukan jadwal perawatan berikutnya dan sebagai tolak ukur keefektifan suatu proses perawatan.

Anda juga harus melaporkan semua kegiatan perawatan dan perbaikan atau melakukan diskusi apabila terjadi kerusakan yang fatal untuk mencari jalan keluar terbaik. Dengan demikian, tingkat kesalahpahaman akan bisa diminimalkan sehingga proses industri berjalan dengan baik.

Itulah cara merawat chiller industri agar tetap awet dan bisa digunakan dengan baik dalam kegiatan operasional suatu industri. Jika Anda merasa tidak ada waktu lebih untuk melakukan hal tersebut, tentu Anda bisa menggunakan jasa perbaikan dan perawatan mesin chiller.

× Ada yang bisa kami bantu ?