Office +62 21 39712288, Marketing 1 : +62 819 2889 2828, Marketing 2 : +62 811-9128-284 info@revanindo.com

Tahukah Anda bahwa sistem HVAC memegang kunci penting dalam industri yang membutuhkan pengaturan suhu ruang? Biasanya, industri yang membutuhkan pengaturan suhu adalah perusahaan pangan, farmasi, serta pabrik yang bekerja dengan bahan kimia seperti pabrik kosmetik. Sistem HVAC memegang peran penting untuk kelancaran operasional perusahaan dalam proses produksi.
Sebenarnya apa fungsi HVAC? HVAC atau Heating Ventilation dan Air Conditioning memiliki fungsi untuk mengondisikan suhu udara yang ada dalam bangunan dengan tiga fokus utama yakni pemanasan, pendinginan, dan ventilasi. Nah, apa saja jenis-jenis HVAC? Berikut tiga jenis HVAC yang digunakan oleh perusahaan industri :

1. HVAC Metode Ekstrasi atau Exhaust

Yang pertama ialah mesin HVAC dengan sistem ekstraksi. Sistem ini memegang peranan penting dalam mencegah adanya debu-debu maupun partikel yang membahayakan untuk masuk ke ruangan. Hal ini dilakukan dengan pengkondisian udara dari mesin pendingin sebelum menyebar ke luar mesin.
Bisa dibilang metode ekstraksi berperan dalam filter udara yang masuk ke ruangan dari mesin pendingin. Sehingga, udara di dalam ruangan dipastikan bersih dan steril dari partikel kotor dan berbahaya. Jika metode ekstraksi ini tidak bekerja maka bisa berbahaya terutama bagi industri farmasi dan makanan yang merupakan produk konsumsi. Sehingga, sudah seharusnya bagi perusahaan untuk memasang instalasi metode ekstraksi untuk mesin pendingin yang ada.

2. Mixing Air

Sistem selanjutnya ialah sistem mixing air atau kombinasi. Biasanya sistem ini digunakan oleh gedung-gedung bertingkat. Yang dimaksud dengan sistem kombinasi ialah udara yang sudah tersebar di ruangan akan disirkulasi lagi sehingga kemungkinan akan ada pencampuran antara udara yang baru (fresh air) dengan udara lama (return air).
Udara campuran tersebut akan dikondisikan dalam mesin dan akan dialirkan lagi ke ruangan secara terus-menerus hingga mecin AC dimatikan. Meskipun ada pencampuran antara fresh air dan udara yang lama, namun kualitas udara yang mengalir tetap bersih.

3. Full Fresh Air

Jenis-jenis HVAC selanjutnya ialah full fresh air yang merupakan kebalikan dari mixing air. Metode satu ini mengalirkan udara yang 100% baru dan tidak menerapkan adanya pencampuran dengan udara return. Sehingga, udara yang dialirkan ke ruangan adalah udara yang dari mesin pendingin bukan merupakan udara dari dalam ruangan.

Yang banyak menggunakan sistem ini ialah industri obat-obatan dan pangan karena sistem ini disinyalir lebih steril dan bersih. Industri farmasi dan pangan memilih untuk menggunakan sistem full fresh air untuk mencegah partikel-partikel berbahaya kembali ikut bersirkulasi di ruangan.
Itulah tiga jenis-jenis HVAC yang digunakan pada bangunan industri dan komersial. Setiap metode HVAC memiliki fungsinya masing-masing yang berkaitan dengan suhu udara dalam ruangan serta sirkulasi udara. Sudah seharusnya sebuah perusahaan untuk memastikan jenis HVAC yang digunakan dalam gedungnya sesuai dengan kebutuhan.

× Ada yang bisa kami bantu ?